masukkan script iklan disini
Belawan.tribunutara//Ketua Medan Utara Pers (MUP) Syahril Efendy Damanik angkat bicara terkait salah seorang wartawan media online inisial SH di ancaman pihak pengusaha bahan bakar minyak (BBM) di Bagan Deli Belawan yang mau di bunuh.
Syahril Damanik berharap kepada pihak penegak hukum khususnya Polres Pelabuhan Belawan secepatnya bertindak tegas terhadap pihak yang mengancam jurnalis yang bertugas di Medan bagian utara.
Terkait atas pemberitaan tempat bongkar ikan di angkahan diduga milik SL yang berada di ( titi baru) persisnya di Lorong Mesjid, Lingkungan IV Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan di duga di sulap menjadi tempat bongkar muat bahan bakar minyak (BBM) illegal.
Ancaman tersebut memicu reaksi keras dari komunitas jurnalis Medan Utara, mereka menilai tindakan tersebut sebagai bentuk intimidasi serius terhadap kebebasan insan Pers oleh pemilik usaha bahan bakar minyak (BBM) ilegal di titi baru Bagan Deli Belawan
Ini bukan hanya ancaman terhadap seorang jurnalis melainkan juga ancaman terhadap kebebasan insan Pers yang dijamin oleh Undang Undang Pers. Sebut Syahril Damanik.(Nik)
