masukkan script iklan disini
Belawan.TeribunUtara//Ketua Umum Medan Utara Pers (MUP) Abangda Syahril Efendi Damanik apresiasi tindakan tegas Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan terhadap pelaku tawuran yang begitu meresahkan masyarakat Medan bagian Utata.
Syahril Efendi Damanik selaku Ketua Umum Medan Utata Pers (MUP) meminta kepada Kapolda Sumut agar mempertimbangkan mengnonaktifkan Kapolres Pelabuhan Belawan. Selasa (06/05/2025).
Pelaku tawuran sudah tidak lagi memandang dari segi apapun terhadap lawannya, yang ada hanya meresahkan di lingkungan masyarakat, sebab dari segala tindakan sudah di lakukan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan untuk mencegah aksi tawuran.
Syahril juga mengecam keras tindakan berutal pelaku tawuran yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Belawan.
Pelaku tawuran di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan sangat menghawatirkan dan mencemaskan masyarakat luas, berbagai cara sudah dilakukan untuk menghentikan aksi pelaku tawuran tersebut. Seperti yang dilakukan para Ulama, Ustadz, Pendeta, tokoh masyarakat, tokoh pemuda sudah dilibatkan berperan aktif untuk menghentikan aksi tawuran.
Bahkan sampai ada Tokoh Belawan yang menyembelih sapi sebagai tanda syukur untuk perdamaian aksi tawuran, namun masih tetap juga ada aksi pelaku tawuran. Sebut Ketua Umum Medan Utara Pers.
Keberutalan aksi tawuran sudah masuk dalam kata gori kejahatan jalanan bagi kalangan aksi tawuran, sebab perilaku tawuran bukan hanya kenakalan remaja, melainkan saling bunuh dan di bunuh.
Setiap orang wajar untuk membela diri dari ancaman sesuatu yang membahayakan jiwa kita, wajar saja kalau kita membela diri, itulah yang sering terjadi terhadap aparat penegak hukum khuauanya pihak kepolisian. Jelas Bangda Manik.
Tidak luput juga Ketu Medan Utara Pers (MUP) mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Muhammad Syuhada ( 15 ) warga Jalan KL Yos Sudarso, Lingkungan II, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran dan ketabahan.(Nik)
