masukkan script iklan disini
Tanjung Balai.TeribunUtara//Kecamatan Datuk Bandar Sebagai langkah mengantisipasi banjir saat turunnya hujan, Pemerintah Kecamatan Datuk Bandar hingga tingkat Kelurahan dan lingkungan melaksanakan gotong royong secara serentak. Sabtu (12/4/2025).
Kegiatan Gotong Royong tersebut untuk melakukan pengorekan saluran air (drainase) sekitar Kelurahan se Kecamatan Datuk Bandar yang dianggap menjadi penyumbatan kelancaran Air mengalir.
Plh Camat Datuk Bandar, Indra Adiguna mengatakan kegiatan gotong royong dilaksanakan di beberapa lokasi, seperti halnya Kelurahan Sirantau di Jalan Durian Lk I dan Lk IV, Kelurahan Sijambi di sekitaran Kantor Lurah Sijambi, Jalan Nangka Lk V dan Jalan Jenderal Sudirman KM. 5,5 Lk V, Kelurahan Gading di Lk IV Jalan Anwar Idris dan Kelurahan Pahang di Aliran Sungai Bandar Jepang Lk V.
Gotong royong ini dilakukan seluruh perangkat Kecamatan, Kelurahan, Kepala Lingkungan hingga warga di fokuskan ke saluran drainase, sampah yang berserak di jalan protokol di bersihan, sehingga aliran sungai dari tumpukan eceng gondok dan pepohonan serta sampah permukiman warga, ” ungkap Plh Camat Datuk Bandar
Lanjut Indra Adiguna menuturkan, kegiatan gotong royong untuk membersihkan saluran parit serta pembersihan aliran sungai mengantisipasi terjadi banjir apalagi saat ini curah hujan tinggi di wilayah Kota Tanjungbalai.
Untuk itu perlu dilakukan gotong royong agar tidak terjadi penyumbatan gorong gorong dan aliran sungai yang akan menyebabkan tejadinya banjir.
Indra juga mengatakan kegiatan gotong royong di Pimpin langsung oleh Camat dan Lurah. Hal ini dilakukan sesuai arahan dan instruksi Wali Kota Tanjungbalai untuk menjaga kebersihan lingkungan dan antisipasi banjir di Wilayah Kecamatan Datuk Bandar.
Selain bergotong royong kita juga membersihkan lingkungan di wilayah Kelurahan masing masing dan membentuk kekompakan antar sesama, mulai perangkat Kecamatan dan Kelurahan hingga lingkungan serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya dan tidak membuang sampah sembarangan, pungkasnya. (Her)


