• Jelajahi

    Copyright © TRIBUN UTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Wali Kota Tanjungbalai Jadi Pembina Upacara Peringatan Hari Ibu.

    Selasa, 17 Desember 2024, Desember 17, 2024 WIB Last Updated 2024-12-17T08:24:10Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Tanjung Balai.TeribunUtara//Wali Kota Tanjung Balai H. Waris Tholib, menjadi pembina upacara Peringatan Hari Ibu di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Jalan Jenderal Sudirman Kota Tanjungbalai. Jum'at (13/12/24).

    Dalam kesempatan tersebut. Wali Kota Tanjung Balai membacakan teks amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, "Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karunianya tepatnya 22 Desember 2024.

    Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 94, seraya mengenang betapa agung dan mulianya peran perempuan dalam membangun fondasi bangsa dan mengingat peran perempuan indonesia telah turut berjuang, mewujudkan kemerdekaan dalam semangat pergerakan yang setara dan berkeadilan.

    Bangsa ini dibangun dari fondasi perjuangan para perempuan yang tidak pernah lekang semangatnya untuk mencapai sebuah kehidupan yang lebih baik bagi generasi penerus.

    Tidak terbilang lagi pahlawan perempuan yang namanya tetap harum hingga kini dan menjadi inspirasi bagi kita semua. 

    RA Kartini, Cut Nyak Dien, Cut Meutia, Nyi Ageng Serang, Martha Christina Tiahahu, Rasuna Said, Laksmana Malahayati dan masih banyak lagi.

    Salah satu titik penting perjuangan pergerakan perempuan di masa
    kemerdekaan dan menjadi tonggak sejarah tersendiri adalah ketika diselenggarakaannya Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada 22 Desember 1928, di Yogyakarta.

    Momentum bersejarah ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Nasional pada tahun 1959 oleh Presiden Soekarno, yang dinamakan Hari Ibu. Inilah yang membedakan Hari Ibu di Indonesia dengan peringatan "Mother's Day" di beberapa negara di dunia.
    Perjuangan gerakan perempuan ini membawa keyakinan baru bagi perempuan-perempuan Indonesia, bahwa pemenuhan hak dan kesetaraan akan mengantarkan mereka untuk dapat berjalan bersama-sama, serta menjemput kesempatan yang sama. Bahwa ruang untuk berkontribusi adalah milik semua.

    Keyakinan ini tentunya sangat esensial bagi kemajuan Indonesia, karena perempuan mengisi hampir setengah dari populasi Indonesia. Maka kemajuan
    perempuan dan partisipai perempuan dalam pembangunan akan menentukan
    pula kemajuan Indonesia.

    Para perempuan yang ikut terlibat aktif dalam perjuangan dan pergerakan, adalah inspirasi bagi kita semua. Para perempuan ini telah mampu berperan mengubah tatanan kehidupan menjadi lebih baik. 

    Ikut mencipta, membentuk sejarah, dan peradaban manusia ke arah yang lebih bertata nilai, berkeadilan, humanis dalam tatanan politik, ekonomi, sosial, budaya bahkan teologi.

    Perjalanan panjang selama 96 tahun sejak Kongres Perempuan Indonesia Pertama, telah mengantarkan berbagai buah baik bagi perempuan. Kesempatan mengenyam bangku sekolah, peluang bekerja, perempuan berpolitik, merupakan kabar baik. 

    Melalui Peringatan Hari Ibu inilah, kita kembali diingatkan akan pentingnya peran perempuan dalam mencapai tujuan-tujuan bangsa. 
    Di era kekinian, Peringatan Hari Ibu diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa, agar mempertebal tekad dan semangat untuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembanguan dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.

    Dalam kesempatan ini, kami ingin menyampaikan, sesuai arahan presiden
    melalui Astacita, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) merencanakan 3 (tiga) program prioritas dalam 5 tahun kedepan. 

    Pertama Ruang Bersama Indonesia (RBI), kedua Perluasan Fungsi Call Centre SAPA 129 dan ketiga Satu Data Gender dan Anak Berbasis Desa.

    Ruang Bersama Merah Putih (RBMP) sebagai program unggulan KemenPPPA, akan kami jadikan sebagai ruang praktek demokrasi dengan nilai-nilai kesetaraan
    dan keadilan gender guna meningkatkan kualitas hidup serta perlindungan
    perempuan dan anak di desa/ kelurahan seluruh Indonesia. 

    Ruang Bersama Merah Putih (RBMP) ini merupakan kelanjutan dan pengembangan dari desa dan kelurahan sangat ramah.(Dedy)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Daerah

    +