• Jelajahi

    Copyright © TRIBUN UTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Gawat.!!!!!. Di Duga Oknum Polri Polda Sumut Gelapkan Uang Casis Bintara Polri.

    Jumat, 20 Desember 2024, Desember 20, 2024 WIB Last Updated 2024-12-20T10:29:42Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Medan.TribunUtara.com//Terkait kasus penipuan calon siswa (Casis) Bintara Polda Sumatera Utara (Sumut) yang di duga di lakukan oknum Polisi inisial F.S menjadi tanda tanya.

    Pasalnya hingga saat ini belum ada keterangan yang jelas dari Polda Sumatera Utara terkait kasus pencaloan penerimaan calon anggota Bintara ( Casis) yang melibatkan anggota kepolisian Polda Sumatera Utara inisial F.S.

    Briptu FS seorang anggota kepolisian yang di duga melalukan praktik pencaloan dan menjanjikan kelulusan seleksi kepada 40 orang korban pada penerimaan Bintara tahun 2024.

    Hari ini Jumat 20/12/2024 sekira pukul 14.00 wib sejumlah mahasiswa dan perwakilan orang tua dari korban pencaloan oknum anggota kepolisian Polda Sumut mendatang markas besar kepolisian Sumatera Utara untuk melaksanakan aksi damai atas apa yang menimpa masyarakat atau anggota keluarga yang menjadi korban penipuan dari oknum polri tersebut 

    Namun, dari ke 40 orang tidak ada satupun dari para calon siswa yang lolos dalam proses tersebut, dan menimbulkan kecurigaan dan protes dari pihak keluarga korban.

    Dalam orasi aksi damainya Ibrahim dan Oza Hasibuan  menyampaikan, ibu korban Deliana Boru Silitonga asal Pak Pak Barat kesal dan menilai kasus ini sebagai bukti nyata lemahnya sistem pengawasan internal (waskat) di lingkungan kepolisian. 

    Kasus Briptu FS bukan hanya soal oknum individu, tetapi mencerminkan celah besar dalam pengawasan oleh pimpinan. 
    Jika percaloan bisa berlangsung dengan jumlah korban sebanyak ini, besar kemungkinan ada keterlibatan pihak-pihak lain atau setidaknya kelalaian dari atasan yang seharusnya mengawasi," ungkap Deliana Silitonga dalam keterangan aksi damai hari ini 

    Deliana Silitonga juga menegaskan, dalam kasus sebesar ini, tidak cukup jika hanya Briptu FS yang diperiksa.

    "Pengawasan internal yang lemah memungkinkan tindakan ini berlangsung tanpa hambatan. Pihak pimpinan yang bertanggung jawab atas pengawasan seharusnya juga diperiksa karena ini menunjukkan kegagalan institusi, bukan hanya kesalahan individu," jelasnya. 
    Deliana Silitonga salah satu orang tua korban yang di lakukan Briptu F.S juga menyatakan bahwa reformasi di tubuh kepolisian harus menitik beratkan pada penguatan pengawasan dan akuntabilitas di semua tingkatan.

    Deliana Silitonga juga memohon dan meminta kepada bapak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo segera memerintahkan jajarannya untuk segera bertindak tegas terhadap oknum polisi Briptu F.S di jajaran Polda Sumut  sehingga tidak memperburuk citra kepolisian Republik Indonesia di mata masyarakat seluruh Indonesia dan segera pula mengembalikan uang kami yang telah di gelapkan F.S. Harap Deliana Boru Silitonga.

    Terpisah , Terkait aksi damai yang di lakukan mahasiswa dan keluarga korban penggelapan Casis Bintara Polri tahun 2024 , Pamenwas Polda Sumatera Utara AKP Sibagariang mengatakan , kita dari Pamenwas akan menyampaikan semuanya kepada pimpinan , akan segera kami sampaikan dan semua pihak korban segera dapat di berikan keadilan dan semua keterangan yang ada dapat menolong kejaksaan kemudian menuntut agar uang di kembalikan Briptu Febri Situmorang. Tegas AKP Sibagariang.(Bis)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini